Kamis, 20 Desember 2012

7 CEO Terkaya di Dunia

CEO merupakan singkatan dari  Chief Executive Officer merupak pemimpin disebuah perusahaan dan merupakan orang dibalik kesuksesan  sebuah prusahan. Jabatan CEO biasa didapat dari sebuah usaha yang didirikan sendiri dan ada juga diangkat oleh dewan komisari untuk memimipin sebuah unit usaha. Karena beratnya tugas seorang CEO terkadang gaji  CEO sangat besar sehinga tidak heran orang dengan jabatan CEO  sebuah prusahan bisa menjadi orang kaya.

Berikut 7 CEO Terkaya di Dunia

1. Aliko Dangote, 55 tahun

Perusahaan                 : Dangote Group
Kekayaan                   : US$ 11,2 miliar (Rp 100,8 triliun)
Pendapatan per tahun  : US$ 16.510

MenurutForbes, Aliko Dangote adalah orang terkaya di Afrika. Dia adalah  pendiri dan CEO Dangote Group, yang memiliki perusahaan dengan  kapitalisasi pasar terbesar di Nigeria, Dangote Cement.Pada tahun 1977 Dangote dibentuk, bergerak di sektor beras, gula dan semen. Sekarang, sektor industrinya meliputi lebih dari 18 sektor, antara lain, properti,telekomunikasi dan migas di seluruh negara di benua Afrika. Mayoritas nilai kekayaan Dangote merupakan kontribusi Dangote Cement, yang  diperkirakan senilai US$ 9,6 miliar ditambah saham di grup US$ 450 juta. Selain itu ada dua jet pribadi senilai masing-masing US$ 45 juta dan US$ 9 juta.


2. Mark Zuckerberg, 27 tahun

Perusahaan           : Facebook
Nilai Kekayaan     : US$ 18,1 miliar (Rp 162,9 triliun)
Pendapatan 2011  : US$ 1,49 juta (Rp 13,41 miliar)

Dalam daftar ini Mark Zuckerberg, pendiri facebook, merupakan CEO paling  muda. Pengguna yang berjumlah sekitar 845 juta membuat perusahaan yang didirikannya merupakan jejaring sosial paling besar di dunia. Peringkat Zuckerberg bisa naik lebih tinggi lagi setelah melangsungkan IPO  pertengahan tahun ini. Kepemilikan sahamnya di Facebook sebanyak 28%  ditaksir senilai US$ 17,9 miliar, angka ini akan naik ke US$ 28 miliar setelah Facebook masuk Wall Street.


3. Larry Page, 39 tahun

Perusahaan          : Google
Nilai Kekayaan    : US$ 18,3 miliar (Rp 164,7 triliun)
Pendapatan 2010 : US$ 1.786

Larry Page merupakan salah satu pendiri Google, CEO pertama yang dipercaya  memimpin perusahaan internet terbesar di dunia tersebut. Pada tahun 2001 ia lengser dari jabatan itu untuk menduduki direktur pengembangan produk. Tahun lalu, Page kembali duduk di kursi CEO. Nilai  kekayaan Page meroket di 2004 ketika Google mencatatkan sahamnya di Nasdaq Stock Market dengan raupan dana US$ 1,7 miliar. Estimasi kepemilikan sahamnya di Google senilai US$ 16,4 miliar, ditambah dengan US$ 45 juta kapal pesiar. Aset lain yang ikut diperhitungkan adalah rumahnya di Palo Alto, California, senilai US$ 6 juta.


4. Lakshmi Mittal, 61 tahun

Perusahaan           : Arcelor-Mittal
NIlai Kekayaan    : US$ 19,1 miliar (Rp 171,9 triliun)
Pendapatan 2011 : US$ 1,739 juta (Rp 15,651 miliar)

Lakshmi Mittal adalah pendiri sekaligus CEO ArcelorMittal, produsen baja  terbesar di dunia. Perusahaan tersebut didirkan pria berumur 61 tahun itu pada tahun 1976 dengan nama LNM Group, terpisah dari bisnis 
keluarganya yang juga produsen baja dan besi. Tahun 2006 lalu, perusahaannya merger dengan Arcelor sehingga berubah nama menjadi ArcelorMittal. Mittal juga merupakan komisaris di grupnya dengan nilai aset US$ 13,2 miliar. Aset lainnya adalah rumah di London sekitar US$ 500 juta serta kapal pesiar bernama ‘Amevi’ senilai US$ 200 juta.


5. Sheldon Adelson, 78 tahun

Perusahaan           : Las Vegas Sands
Nilai Kekayaan     : US$ 24,6 miliar (Rp 221,4 triliun)
Pendapatan 2010  : US$ 11,356 juta (Rp 102,2 miliar)

Di Amerika Serikat (AS), Sheldon Adelson adalah komisaris sekaligus CEO Las Vegas Sands, emiten kasino paling terkenal senegeri. Adelson yang sempat berjuang dengan masa kecilnya yang miskin di Boston sudah berusaha dengan giat di industri finansial AS sebelum akhirnya membentuk membeli Sands Hotel dan Casino di Las Vegas serta membangun Sands Expo and Convention Centre. pada tahun 1989. Saham Adelson di Las Vegas Sands diperkirakan bernilai US$ 14,8 miliar. Aset-aset lain termasuk rumahnya di Newton, Massachusetts, diprediksi US$ 4,9 juta.


6. Charles G. Koch, 76 tahun


Perusahaan         : Koch Industries
Nilai Kekayaan   : US$ 24,7 miliar (Rp 222,3 triliun)
Pendapatan         : tidak diketahui

Charles G. Koch menjadi komisaris sekaligus CEO Koch Industries, salah satu emiten besar di AS, sejak tahun 1967. Pendapatan tahunan grup tersebut diprediksi menembus US$ 100 miliar (Rp 900 triliun) menurut Forbes. Koch Industries didirikan oleh ayah Charles, yaitu father Fred C. Koch dan teman sekelasnya Lewis E. Winkler pada tahun 1925 dengan nama Winkler-Koch Engineering. Perusahaan tersebut berhasil menemukan cara untuk menyuling minyak mentah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Setelah Fred meninggal di 1967, dua bersaudara Charles dan David Koch, mengambil alih perusahaan tersebut dan melakukan banyak ekspansi ke lebih dair 60 negara. Bidang industri yang digelutinya pun ditambah. Aset Charles di grup diperkirakan US$ 22,4 miliar. Aset besar lainnya, seperti rumah di Aspen, Colorado dan Indian Wells, California, masing-masing diperkirakan nilainya US$ 7 juta dan US$ 5 juta.


7. Eike Batista, 56 tahun

Perusahaan           : EBX
Nilai Kekayaan     : US$ 31,6 miliar (Rp 284,4 triliun)
Pendapatan           : tidak diketahui

Eike Batista adalah orang terkaya di Amerika Selatan yang juga pendiri sekaligus CEO induk usaha EBX. Dahulu, ia dikenal sebagai agen asuransi dari rumah ke rumah yang senang mengambil risiko di Brazil sebelum menjadi presdir dari perusahaan terkenal. Kekayaan pertamanya didapat ketika ia melakukan jual-beli emas Amazon di awal tahun 1980 sebelum akhirnya mendirikan EBX di 1983. Kini, grupnya membawahi lebih dari 10 perusahaan yang tersebar di seluruh dunia dengan aneka sektor industri. Saham Batista di anak usaha migasnya, yang merupakan perusahaan migas kedua terbesar di Brazil, diperkirakan bernilai US$ 19,1 miliar. Sementara sahamnya di perusahaan energi US$ 2,3 miliar dan tambang US$ 1,9 miliar. Ia juga dilaporkan punya jet pribadi seharga US$ 61 juta.
◄ Newer Post Older Post ►